Jejak kata dari Pah Amarasi

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arni Chus Loit & Roni Bani; foto: Mex

Arni Chus Loit & Roni Bani; foto: Mex

Jejak Kata dari Pah Amarasi

Dari tanah Amarasi
engkau datang menembus jarak,
membawa langkah sederhana
namun penuh makna yang tak terucap.

Wahai Bapak Heronimus Bani,
penulis dengan hati yang menyala,
setiap kata yang engkau titipkan
menjadi pelita di ruang pengabdian kami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di aula sederhana SD Negeri Leomanu,
saat haru serah terima jabatan menyelimuti udara,
engkau hadir bukan sekadar tamu,
tetapi sahabat jiwa yang menguatkan langkah.

Engkau bercerita tentang pengabdian,
tentang setia dalam tugas dan perjuangan,
bahwa menjadi pendidik
bukan hanya soal jabatan,
melainkan tentang meninggalkan jejak kebaikan.

Kata-katamu jatuh perlahan,
namun menghunjam dalam di hati para guru,
membangunkan semangat yang hampir lelah,
menyalakan harapan yang nyaris redup.
Perjalanan jauh dari Amarasi
bukan sekadar perjalanan tubuh,
tetapi perjalanan kasih
untuk berbagi inspirasi dan motivasi.

Terima kasih, Bapak Heronimus Bani,
atas waktu, perhatian, dan ketulusan,
karena hari itu kami belajar
bahwa seorang penulis sejati
tidak hanya menulis di atas kertas,
tetapi juga menulis di hati manusia.

Semoga langkahmu selalu diberkati,
dan setiap tulisanmu
tetap menjadi mata air semangat
bagi banyak jiwa yang haus akan harapan.

 

Penulis: Arni Chus Loit

Ditulis dan dikirimkan kepada Admin, sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kunjungan ke Amfoang Timur

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Refleksi Setahun Pelayanan, GAMKI NTT Gelar Doa Bersama dan Nobar Film “Pesta Babi”
Dalam Ziarah Pendidikan di Kabupaten Kupang
Artikulasi dan Getaran Gendang Telinga
Pelayan Datang dan Pergi, Injil Yesus Kristus tetap Diberitakan
Pagar, laut dan kebijaksanaan orang Amfoang
Membaca Nunuanah dan Terus Belajar Memaknainya
Guru-guru di ujung Timur Angin
Cincin emas simbol ketulusan cinta dan kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:41

Refleksi Setahun Pelayanan, GAMKI NTT Gelar Doa Bersama dan Nobar Film “Pesta Babi”

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:07

Jejak kata dari Pah Amarasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:18

Dalam Ziarah Pendidikan di Kabupaten Kupang

Senin, 11 Mei 2026 - 23:42

Artikulasi dan Getaran Gendang Telinga

Senin, 11 Mei 2026 - 02:13

Pelayan Datang dan Pergi, Injil Yesus Kristus tetap Diberitakan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.