Jejak Kata dari Pah Amarasi
Dari tanah Amarasi
engkau datang menembus jarak,
membawa langkah sederhana
namun penuh makna yang tak terucap.
Wahai Bapak Heronimus Bani,
penulis dengan hati yang menyala,
setiap kata yang engkau titipkan
menjadi pelita di ruang pengabdian kami.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di aula sederhana SD Negeri Leomanu,
saat haru serah terima jabatan menyelimuti udara,
engkau hadir bukan sekadar tamu,
tetapi sahabat jiwa yang menguatkan langkah.
Engkau bercerita tentang pengabdian,
tentang setia dalam tugas dan perjuangan,
bahwa menjadi pendidik
bukan hanya soal jabatan,
melainkan tentang meninggalkan jejak kebaikan.
Kata-katamu jatuh perlahan,
namun menghunjam dalam di hati para guru,
membangunkan semangat yang hampir lelah,
menyalakan harapan yang nyaris redup.
Perjalanan jauh dari Amarasi
bukan sekadar perjalanan tubuh,
tetapi perjalanan kasih
untuk berbagi inspirasi dan motivasi.
Terima kasih, Bapak Heronimus Bani,
atas waktu, perhatian, dan ketulusan,
karena hari itu kami belajar
bahwa seorang penulis sejati
tidak hanya menulis di atas kertas,
tetapi juga menulis di hati manusia.
Semoga langkahmu selalu diberkati,
dan setiap tulisanmu
tetap menjadi mata air semangat
bagi banyak jiwa yang haus akan harapan.
Penulis: Arni Chus Loit
Ditulis dan dikirimkan kepada Admin, sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kunjungan ke Amfoang Timur








